FINAL 5 BESAR [UI, IPB, UNY, UNSWAGATI, UNNES] SEMARAK ESAI NASIONAL (SEN), MAHASISWA PENDIDIKAN MATEMATIKA UNSWAGATI RAIH JUARA 2

Adalah Ananda Galih Gumilar mahasiswa semester akhir Program Studi Pendidikan Matematika yang berhasil meraih juara dua dalan Semarak Esai Nasional. Lalu apa sih yang Galih (begitu panggilan akrabnya) tulis dalam esainya sampai dia berhasil meraih juara dua? Berikut penuturan Galih, “Untuk latar belakang essainya berawal dari kesulitan para peserta didik dalam mengingat dan menghafal nilai sudut istimewa trigonometri terutama nilai dari sudut 30° dan 60°. Hal ini diambil berdasarkan hasil wawancara yang dilakukan di 2 sekolah, yaitu di SMA yang berada di kab. Cirebon dan MA yang berada di kab. Sumedang yang menyebutkan bahwa para peserta didik yg berkampuan tinggi, sedang dan rendah masih selalu terbalik atau bahkan lupa dalam menempatkan nilai-nilai dari sudut 30° dan 60° karena proses belajarnya yang selalu terpaku kepada teks karena proses tersebut para peserta didik memerlukan waktu yang lama dalam proses belajar menghafal dan mengingatnya sedangkan untuk jangka waktu dalam mengingat materi tersebut sangat cepat hilang dari proses ingatan. Hal ini juga didukung oleh penelitian sebelumnya yang pernah dilakukan oleh Treichler (Munir) bahwa proses menghafal jika dilakukan tanpa menggunakan media visual hanya akan tersimpan sekitar 10% sj dibandingkan dengan menggunakan media visual yang kemungkinan diingatnya sekitar 30% lebih besar. Oleh karena itu, dibuatlah suatu game yang di dalamnya banyak memuat media-media visual yang berupa gambar-gambar imajinasi untuk mempermudah peserta didik dalam mengingat dan menghafal nilai-nilai dari sudut istimewa trigonometri. Untuk gamenya sendiri terdiri dari 4 level, dengan rincian 2 level latihan imajinasi, 1 level tes imajinasi dan 1 level tes matematika. Untuk membuat desain game ini menjadi suatu media pembelajaran dilakukan uji validasi dan praktikalitas. Untuk uji validasi melibatkan 5 orang validator dengan rincian 1 dosen sebagai validator desain game, 1 dosen sebagai validator ahli materi trigonometri, 2 orang guru sebagai validator materi trigonometri dalam ruang lingkup sekolah”